Menembus Hutan Mendono Banggai, Mahasiswa KKN UGM Temukan Surga Tersembunyi Air Terjun Molang

0

BANGGAI, OKENESIA.COM- Kekayaan alam yang dimiliki Kelurahan Mendono, Kecamatan Kintom, Kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah, mendorong mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Gadjah Mada (UGM) Sangalu Banggai untuk melakukan penelusuran potensi pariwisata yang masih belum banyak dikenal masyarakat luas. Salah satu potensi tersebut adalah Air Terjun Sungai Mendono atau yang lebih dikenal warga setempat sebagai Air Terjun Molang.

Salah satu mahasiswa KKN UGM, Zidan kepada Okenesia.com menguraikan bahwa ekspedisi lima hari empat malam dilaksanakan mulai Sabtu (17/01/2026) dan kembali di Kelurahan Mendono Rabu (21/01/2026).

Empat mahasiswa KKN Sub-unit Kelurahan Mendono menjajal alam. Mereka Adalah Jonathan Ephram Purnomo (Antropologi Budaya, Fakultas Ilmu Budaya), M. Zidan Jibrian (Sejarah, Fakultas Ilmu Budaya), Elvanicky Gita Nusantara (Kartografi Penginderaan Jauh, Fakultas Geografi) serta Kalyana Maia Majesta (Fakultas Kehutanan).

Total rombongan berjumlah 16 orang yang meliputi pimpinan rombongan, empat mahasiswa KKN serta beberapa anggota Karang Taruna Mendono.

Zidan menjelaskan, dalam rangka menjalankan program kerja Promosi Potensi Pariwisata, tim KKN UGM Sangalu Banggai melaksanakan ekspedisi menuju Air Terjun Molang selama lima hari empat malam. Kegiatan ini bertujuan untuk mendokumentasikan keindahan alam sekaligus mengidentifikasi tantangan akses serta peluang pengembangan destinasi wisata di kawasan tersebut.

 

Air Terjun Molang Mendono, Kintom, Banggai. FOTO: OKENESIA.COM/HO-DOK. KKN UGM SUB UNIT MENDONO

 

Perjalanan menuju Air Terjun Molang diakui para mahasiswa tergolong cukup menantang. Tim kata Zidan, harus menempuh jalur tracking tanpa penanda resmi, menyusuri sungai, melewati hutan lebat, serta melintasi tebing berbatu.

Sepanjang perjalanan, mahasiswa KKN juga bermalam di beberapa titik perkemahan alami seperti Buntong dan Doloman, yang selama ini dikenal masyarakat setempat sebagai lokasi singgah saat beraktivitas di hutan.

Sebelum mencapai Air Terjun Molang, tim KKN terlebih dahulu melewati Air Terjun Bilaladik, destinasi alam lain yang tak kalah menarik. Keberadaan dua air terjun ini menunjukkan bahwa kawasan Sungai Mendono memiliki kekayaan lanskap alam yang berlapis dan berpotensi dikembangkan sebagai satu jalur wisata alam terpadu di Kelurahan Mendono.

Melihat kondisi jalur akses yang masih terbatas, kegiatan ini juga menjadi bagian dari kolaborasi lintas klaster KKN, khususnya klaster sains dan teknologi, melalui program Pembuatan dan Pemetaan Jalur Tracking Akses Destinasi Wisata.

Program tersebut bertujuan menyusun jalur tracking yang lebih jelas, sistematis, dan mudah dipahami, sehingga dapat menjadi panduan aman bagi wisatawan maupun masyarakat lokal.

Selain itu, tim KKN UGM Sangalu Banggai juga menjalankan program promosi wisata berbasis konten digital dengan memproduksi video pendek yang merekam keindahan alam sepanjang jalur tracking hingga Air Terjun Molang.

Meski promosi saat ini difokuskan melalui penulisan artikel berita, dokumentasi visual tersebut disiapkan untuk dipublikasikan melalui media sosial seperti TikTok dan Instagram Reels guna menjangkau generasi muda secara lebih luas dan kreatif.

Melalui ekspedisi ini, mahasiswa KKN UGM Sangalu Banggai berharap Air Terjun Molang dan kawasan Sungai Mendono tidak hanya dikenal sebagai destinasi alam yang indah, tetapi juga sebagai ruang pembelajaran tentang pentingnya pengelolaan pariwisata berbasis masyarakat dan keberlanjutan lingkungan.

Dengan strategi promosi yang tepat dan pengelolaan yang terencana, potensi pariwisata Kelurahan Mendono diharapkan dapat berkembang tanpa menghilangkan nilai alam dan kearifan lokal yang ada. (top/*)

Comments
Loading...
error: Content is protected !!