JAKARTA, OKENESIA.COM- Solidaritas antara Indonesia dan Palestina kembali ditegaskan melalui kunjungan kemanusiaan yang dilakukan Yayasan Persahabatan dan Studi Peradaban (YPSP) kepada keluarga prajurit Indonesia yang gugur dalam tugas, Selasa (7/4/2026).
Kunjungan tersebut menjadi wujud penghormatan sekaligus penegasan dukungan moral terhadap perjuangan kemanusiaan yang lebih luas.
Dalam pernyataan resminya, YPSP menyampaikan belasungkawa mendalam kepada keluarga para prajurit, Tentara Nasional Indonesia (TNI), serta seluruh rakyat Indonesia.
Mereka menegaskan bahwa pengorbanan para prajurit tersebut merupakan bagian dari perjuangan untuk kebebasan dan kemuliaan.
“Kami menyaksikan secara langsung besarnya cinta keluarga terhadap Palestina, serta keteguhan dan kesabaran yang mereka tunjukkan. Ada kebanggaan bahwa putra-putra mereka menjadi bagian dari jalan perjuangan,” demikian pernyataan YPSP.
Menurut YPSP, pengorbanan tersebut diyakini akan menjadi bagian penting dalam perjuangan yang lebih luas, termasuk harapan terhadap pembebasan Masjid Al-Aqsa.
Mereka juga menilai bahwa keteguhan dan kesabaran merupakan kunci dalam menghadapi berbagai tantangan yang ada.
Dalam kesempatan yang sama, YPSP menyoroti situasi kemanusiaan yang terus memburuk akibat konflik berkepanjangan.
Mereka menyebut berbagai tindakan kekerasan sebagai bentuk pelanggaran terhadap nilai-nilai kemanusiaan, serta menilai adanya ketidakpatuhan terhadap hukum internasional dan berbagai perjanjian yang telah disepakati.
YPSP juga menegaskan bahwa solidaritas antara Indonesia dan Palestina tidak hanya bersifat simbolis, tetapi merupakan bentuk persatuan dalam menghadapi berbagai bentuk penindasan.
“Kami menegaskan bahwa Indonesia dan Palestina berada dalam satu barisan dalam menghadapi agresi ini, hingga tercapainya kebebasan dan keadilan,” tutup pernyataan tersebut. (top/*)