Wajib Audit PDAM, Pemda Banggai Diminta Berlakukan Fit & Propertest Penunjukan Manajemen
BANGGAI, OKENESIA.COM- Desakan audit terhadap Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Banggai juga direspon positif Wakil Ketua II, DPRD Banggai, I Putu Gumi.
Gumi, wakil rakyat asal PDI Perjuangan ini mengaku bersepakat dengan desakan yang disampaikan tokoh pemuda Banggai, Faisal Lalimu.
“Memang harus diaudit, karena ada uang rakyat yang digunakan oleh PDAM Banggai,” ujar Gumi kepada Okenesia.com di ruang kerjanya, Senin (7/7/2025).
Langkah mengaudit itu kata dia, agar pengelolaan keuangan di PDAM itu sebagai wujud transparansi terhadap pengelolaan keuangan daerah.
“Memang harus diaudit, harus transparan. Pemberian dana penyertaan itu untuk menyehatkan perusahaan, bukan malah menjadi lebih buruk,” tegas Gumi
Selain mendesak audit, Gumi juga menekankan pentingnya untuk diberlakukan fit and propertest untuk mengukur kemampuan dalam mengelola perusahaan daerah.
“Kalau merujuk ke BUMN, maka harus dilakukan fit and propertest dengan melibatkan komisi terkait,” ungkapnya.
Gumi, wakil rakyat tiga periode itu menyadari bahwa PDAM merupakan perusahaan yang berbasis pelayanan. Namun, harus dipahami bahwa perusahaan itu dituntut untuk mencari keuntungan.
Perusahaan berkewajiban mencari keuntungan dalam prosesnya. Itulah alasannya sebut Gumi, pemerintah daerah memberikan anggaran dalam bentuk penyertaan modal.
Setali tiga uang, upaya fit and propertest itu untuk mengukur kemampuan seseorang dalam mengembangkan sebuah perusahaan.
Ia berharap, bupati sebagai kepala daerah yang memberikan mandat kepada mereka yang akan mengelola perusahaan daerah untuk dapat memberlakukan sistem propertest.
“Kami berharap, tahapan-tahapan tersebut dapat dipenuhi. Sama seperti penetapan kepala OPD. Supaya jelas, visi dan misi dalam hal pengelolaan sebuah perusahaan,” demikian Gumi. (top)