BANGGAI, OKENESIA.COM- Fraksi Partai NasDem, DPRD Banggai menyoroti berbagai persoalan daerah dalam pandangan umumnya pada rapat paripurna penyampaian Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Bupati Banggai tahun anggaran 2025.
Pandangan umum tersebut disampaikan juru bicara Fraksi NasDem, Sukri Djalumang, dalam rapat paripurna yang dipimpin Ketua DPRD Banggai, Saripudin Tjatjo, didampingi Wakil Ketua Wardani Murad Husain dan I Putu Gumi.
Sukri menyoroti masih seringnya aduan masyarakat terkait aktivitas pertambangan yang dinilai belum terselesaikan secara tuntas.
Ia juga menilai kelompok kerja (pokja) yang dibentuk Pemda Banggai dalam menangani persoalan tersebut belum menunjukkan kinerja yang optimal dan berdampak terhadap daerah.
Fraksi NasDem juga menyoroti persoalan pembangunan infrastruktur yang dinilai masih banyak mengalami keterlambatan.
Beberapa proyek disebut menyeberang tahun, bahkan terdapat kontrak pekerjaan yang baru ditandatangani pada Desember 2025.
Sejatinya tekan Sukri, harus menjadi perhatian serius pemerintah daerah karena berkaitan langsung dengan kualitas pekerjaan dan pemanfaatan infrastruktur.
Di sektor kesehatan, Fraksi NasDem mendesak pemerintah daerah untuk segera menuntaskan berbagai permasalahan yang masih terjadi, mulai dari pemenuhan fasilitas hingga pelayanan yang dinilai belum optimal.
Tidak hanya itu, sektor pendidikan juga menjadi sorotan. Sukri menyebut masih adanya guru honorer yang belum menerima hak pembayaran, serta kondisi sejumlah gedung sekolah yang rusak bahkan ada yang roboh, sehingga perlu segera mendapat perhatian untuk peningkatan kualitas sumber daya manusia di Banggai.
Fraksi NasDem berharap seluruh catatan tersebut dapat menjadi perhatian serius Pemda Banggai dalam perbaikan tata kelola pembangunan dan pelayanan publik ke depan. (top)