Penanganan Risiko Stunting Wujudkan Generasi Emas

0

BANGGAI, OKENESIA.COM- Bupati Banggai, Ir. H. Amirudin, M.M menghadiri sekaligus membuka secara resmi agenda penyerahan bantuan Keluarga Risiko Stuntkng (KRS) Kabupaten Banggai, tahun anggaran 2024.

Kegiatan yang diinisiasi Dinas P3KBP3A Banggai berlangsung di Gedung Graha Pemda Banggai, Kelurahan Karaton, Kecamatan Luwuk.

Turut hadir unsur Forkopimda, Kadis P2KBP3A bersama jajarannya, para pimpinan perangkat daerah, Plt. Kepala Kemenag Banggai, Kabag Prokopim Setda Banggai, para camat, dan para peserta penerima bantuan berjumlah 400 orang.
Dari jumlah itu, terdiri dari Calon Pengantin (CATIN), Ibu Hamil (BUMIL), pasca salin (setelah melahirkan), bayi dua tahun (baduta).

Bupati Banggai, H. Amirudin dalam sambutannya menekankan bahwa keluarga adalah sesuatu yang sangat berharga di dunia ini. “Terlebih khusus buat anak-anak kita, Indonesia saat ini telah mencanangkan yang namanya Indonesia emas. Termasuk kegiatan kita saat ini, kita ingin mencetak generasi emas di tahun 2045,” ungkap Bupati Amirudin.

Untuk mencetak generasi emas, mulai pemerintah daerah, provinsi dan pusat telah mengalokasikan anggaran cukup besar untuk penanganan risiko stunting maupun yang stunting.

Pembagian bantuan keluarga risiko stunting kepada para penerima harap Bupati Amirudin, terwujud keluarga sehat.
“Kitar berharap bahwa semua calon-calon pengantin yang akan merencanakan kelak punya anak, dan kita sangat berharap bahwa anaknya itu betul-betul hidup sesuai dengan umur, berat dan ukurannya, sehingganya begitu hamil akan dipantau oleh petugas di bidang kesehatan sejak umur 1 sampai 2 bulan bahkan sampai melahirkan dilakukan pemeriksaannya, menyusui, memberikan makanan tambahan yang sesuai usia pertumbuhannya, sehingga anak-anak kita mempunyai kekuatan otak yang bagus. Mereka bisa tumbuh dan berkembang sesuai dengan umurnya, yang nantinya akan kita harapkan menjadi generasi emas pada tahun 2045,” demikian harapan Bupati Amirudin.

Agenda dilanjutkan dengan penyerahan bantuan keluarga resiko stunting kepada perwakilan penerima bantuan secara simbolis oleh Bupati Banggai dan unsur Forkopimda. (top/)

Comments
Loading...