MAKASSAR, OKENESIA.COM- Gelombang protes mahasiswa kembali memadati jalanan Fly Over di Kota Makassar. Ratusan massa yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa Pemuda Islam Sulselbar (AMPIS) menggelar aksi damai menuntut pemerintah Indonesia segera menarik diri dari keanggotaan Board of Peace (BoP).
Dalam orasinya, Koordinator Lapangan Waldi menegaskan bahwa bergabungnya Indonesia dalam BoP merupakan bagian dari penjajahan dan perangkap yang akan menjatuhkan negeri ini ke dalam makar licik para penjajah Kuffar.
Orator Aji Sukman juga menegaskan bahwa, “Kita harus menolak keras tentara kita dijadikan alat di bawah komando Amerika Serikat, Donald Trump mencari kawan untuk melemahkan Gaza, maka seharusnya Indonesia harus keluar dari BoP sekarang juga!,” ujarnya di tengah massa.
Aribut khas daerah yang bertuliskan “Pattulekke Di Ade’e Pasanra Ri Sara’e, yakni pentingnya Hukum Islam menjadi landasan utama agar tidak salah dalam mengambil keputusan.
Berbagai orasi juga disampaikan oleh para orator.
Aksi yang berlangsung tertib ini juga dilanjutkan dengan membacakan rilis sikap yang menuntut penguatan posisi politik luar negeri yang bebas aktif tanpa intervensi komando negara adidaya.
Pihak aliansi menyatakan akan terus mengawal BoP ini hingga pemerintah memberikan jawaban tegas terkait posisi Indonesia di BoP.
Aksi ini berakhir dengan sesi foto bersama tepat pada Pukul 15:15 WITA dan berakhirnya foto bersama juga menjadi tanda berakhirnya aksi hari ini namun mahasiswa menyampaikan tidak pernah berhenti memantau pergerakan para penguasa termasuk dalam bagian BoP ini.
Maksa aksi membubarkan diri dengan tertib sebagaimana mereka memulai aksi mereka dengan tertib juga. (top/*)