Bayi Ditemukan di Mimbar Masjid Al-Hidayah Boyou Banggai Alami Luka Lecet di Lutut

0

BANGGAI, OKENESIA.COM- Dugaan praktik pembuangan bayi kembali terjadi. Seorang bayi laki-laki yang diperkirakan baru dilahirkan ditemukan dalam kondisi memprihatinkan di dalam mimbar Masjid Al-Hidayah, Desa Boyou, Kecamatan Luwuk Utara, Jumat (10/4/2026) dini hari.

Bayi tersebut pertama kali ditemukan oleh imam masjid, Ustadz Yakub, sekitar pukul 04.30 Wita saat hendak melaksanakan salat subuh.

Sebelum penemuan itu, ia sempat mendengar suara lirih menyerupai tangisan kucing saat menunaikan salat sunnah.
“Di rakaat pertama saya sudah dengar suara kecil seperti anak kucing menangis. Menjelang iqamah, suaranya makin jelas,” ujarnya.

Setelah ditelusuri, sumber suara tersebut ternyata berasal dari dalam mimbar masjid. Betapa terkejutnya Ustadz Yakub saat menemukan seorang bayi laki-laki dalam kondisi telanjang, hanya terbungkus sweater yang sudah terlepas. Posisinya tengkurap.

Yang menguatkan dugaan bayi itu sengaja hendak dibuang, di dalam sweater yang membungkusnya ditemukan beberapa helai daun. “Mungkin, sempat dibuang karena ada daun di sweater itu. Barangkali tidak tega, maka dibawalah ke masjid,” ungkap warga setempat.

Bayi malang itu diletakkan di tempat yang tersembunyi dan tidak lazim, yakni di dalam mimbar masjid.

Kondisi bayi saat ditemukan sangat memprihatinkan. Tubuhnya tampak membiru akibat kedinginan, dengan posisi tengkurap.

Di mulutnya, masih terdapat dot yang dihisap seperti puting susu. Bayi tersebut juga diduga baru saja dilahirkan, karena tali pusarnya masih menempel dan tubuhnya masih ada bercak darah.

Diperkirakan bayi itu diletakkan sekitar pukul 03.00 Wita dini hari, atau beberapa saat sebelum waktu subuh.

Penanganan awal langsung dilakukan oleh istri imam masjid yang segera merawat bayi tersebut. Sementara pelaksanaan salat subuh sempat tertunda sejenak sebelum akhirnya dilanjutkan.

Ustadz Yakub menjelaskan bahwa sekitar pukul 5.30 Wita, sudah dibawa ke Poskesdes Boyou.

Kepala Poskesdes Boyou, Aisyah Alhabsyi kepada pewarta mengatakan bahwa bayi itu mengalami luka lecet di kanan dan kiri. Berat badannya 2,9 Kg, panjang 50 CM.

“Kemungkinan melahirkan sekitar pukul 22.00 Wita. Fisiknya Alhamdulillah normal,” ungkap Aisyah.

Di beberapa bagian tubuh, seperti pipi, kemaluan, bagian pusar terdapat pasir berwarna hitam.

Untuk saat ini, masih diurus sementara selama proses penyelidikan pihak kepolisian. “Untuk perawatan sementara di salah satu rumah warga. Surat-suratnya sudah lengkap, hari Senin (pekan depan) akan dibawa ke Dinsos untuk proses adopsi,” ujar Aisyah. (top)

 

Comments
Loading...
error: Content is protected !!