Kepercayaan Publik ke Pemerintahan Prabowo–Gibran Capai 75,1 Persen, Isu Ekonomi Jadi Catatan
JAKARTA, OKENESIA.COM- Survei nasional terbaru yang dirilis oleh Poltracking Indonesia pada Maret 2026 menunjukkan tingkat kepercayaan publik terhadap pemerintahan Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka mencapai 75,1 persen.
Sementara itu, tingkat kepuasan masyarakat terhadap kinerja pemerintah berada di angka 74,1 persen.
Hasil ini mengindikasikan bahwa mayoritas masyarakat masih menilai arah pemerintahan saat ini berjalan cukup positif. Program unggulan seperti Makan Bergizi Gratis menjadi faktor utama pendorong kepuasan publik dengan kontribusi sebesar 23,0 persen.
Selain itu, bantuan pemerintah yang dinilai tepat sasaran (13,8 persen) serta kepemimpinan yang dianggap tegas dan berwibawa (10,2 persen) turut memperkuat persepsi positif masyarakat.
Dalam penilaian sektoral, pemerintah dinilai paling berhasil dalam menjaga kerukunan antarumat beragama dengan capaian 77,8 persen. Disusul keberhasilan dalam menjaga keamanan nasional (69,9 persen) serta mempertahankan persatuan bangsa (69,4 persen).
Namun demikian, survei tersebut juga mencatat sejumlah tantangan yang masih menjadi sorotan publik, terutama di sektor ekonomi. Penataan pertambangan hanya mendapat penilaian 37,5 persen, diikuti upaya penurunan pengangguran (41,3 persen), penciptaan lapangan kerja (45,4 persen), serta pengendalian harga kebutuhan pokok (47,1 persen).
Hal ini menunjukkan masyarakat masih menunggu hasil yang lebih konkret dari pemerintah dalam aspek ekonomi.
Dari sisi elektabilitas calon presiden, Prabowo Subianto memimpin dengan 32,9 persen, diikuti Dedi Mulyadi (13,5 persen), Anies Baswedan (9,2 persen), Gibran Rakabuming Raka (4,2 persen), dan Ganjar Pranowo (2,6 persen).
Agus Harimurti Yudhoyono berada di posisi berikutnya dengan 1,9 persen, dan sebanyak 28,8 persen responden belum menentukan pilihan.
Untuk elektabilitas calon wakil presiden, Gibran Rakabuming Raka unggul jauh dengan 26,8 persen. Posisi berikutnya ditempati Dedi Mulyadi (8,9 persen) dan Mahfud MD (4,3 persen). Nama Agus Harimurti Yudhoyono juga masuk dalam radar publik meski dengan angka di bawah 4 persen.
Pada tingkat partai politik, Partai Gerindra memimpin dengan elektabilitas 26,1 persen. Diikuti PDI Perjuangan (15,4 persen), Partai Golkar (9,0 persen), Partai Kebangkitan Bangsa (8,1 persen), dan Partai Keadilan Sejahtera (5,9 persen). Partai Demokrat berada tepat di bawahnya dengan 5,6 persen.
Secara keseluruhan, survei ini menegaskan bahwa pemerintahan Prabowo–Gibran masih mendapat dukungan publik yang kuat. Meski demikian, ekspektasi masyarakat terhadap perbaikan sektor ekonomi menjadi pekerjaan rumah utama yang perlu segera dijawab pemerintah ke depan. (top/*)