JAKARTA, OKENESIA.COM- Ketua Hubungan Luar Negeri dan Kerja Sama Internasional, Dewan Pengurus Pusat Partai Kebangkitan Bangsa (DPP PKB), Luluk Nur Hamidah, menyampaikan belasungkawa kepada Khalil Al-Hayya atas wafatnya putra beliau, Azzam, beserta empat anaknya dalam agresi yang terus berlangsung di Jalur Gaza.
Belasungkawa tersebut disampaikan Luluk melalui sambungan telepon langsung dengan Khalil Al-Hayya yang juga menjabat Ketua Delegasi Perundingan Hamas.
Dalam percakapan itu, Luluk menyampaikan duka cita mendalam serta solidaritas penuh dirinya dan PKB kepada rakyat Palestina.
Ia menegaskan bahwa dukungan rakyat Indonesia terhadap perjuangan Palestina akan terus berlanjut hingga rakyat Palestina memperoleh hak-hak mereka yang sah, termasuk kemerdekaan Palestina dan pembebasan Masjid Al-Aqsa.
“Rakyat Indonesia memiliki cinta dan solidaritas yang besar terhadap Palestina dan rakyatnya,” ujar Luluk dalam percakapan tersebut, Sabtu (9/5/2026).
Sementara itu, Khalil Al-Hayya menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih kepada Luluk Nur Hamidah dan PKB atas perhatian serta dukungan yang diberikan kepada rakyat Palestina.
Ia juga menitipkan salam dan penghormatan kepada Ketua Umum PKB, Muhaimin Iskandar, seraya memuji konsistensi rakyat Indonesia dalam mendukung perjuangan Palestina.
Menurut Khalil, pengorbanan rakyat Palestina tidak akan melemahkan semangat perjuangan mereka. Ia menegaskan bahwa darah para syuhada akan menjadi jalan menuju pembebasan Masjid Al-Aqsa dan pemulihan hak-hak rakyat Palestina.
“Pengorbanan rakyat Palestina tidak akan melemahkan tekad untuk mempertahankan hak-hak dan kesucian mereka hingga tercapainya kebebasan dan berdirinya negara Palestina,” tegasnya.
Di akhir percakapan, kedua pihak menekankan pentingnya dukungan internasional bagi rakyat Palestina serta perlunya upaya bersama untuk menghentikan agresi dan mewujudkan kemerdekaan Palestina. TOP/*