JAKARTA, OKENESIA.COM- Yayasan Persahabatan dan Studi Peradaban (YPSP) turut menyambut kepulangan delegasi Konvoi Perlawanan yang kembali dari misi kemanusiaan untuk menembus blokade Gaza di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Jakarta.
Penyambutan tersebut dihadiri Menteri Luar Negeri Republik Indonesia, sejumlah pejabat, tokoh masyarakat, berbagai lembaga kemanusiaan, serta keluarga para relawan yang mengikuti misi tersebut.
Kehadiran berbagai elemen masyarakat dan pemerintah mencerminkan dukungan serta solidaritas Indonesia terhadap perjuangan rakyat Palestina.
Dalam kesempatan itu, Direktur YPSP, Dr. Ahed Abu Al Atta menyampaikan apresiasi kepada seluruh anggota tim pemecah blokade Gaza yang dinilai telah menunjukkan keberanian dan komitmen kemanusiaan dalam mendukung rakyat Palestina serta menyuarakan kondisi yang terjadi di Gaza kepada masyarakat internasional.
“Para relawan telah menunjukkan keberanian dan pengorbanan besar untuk memperlihatkan penderitaan rakyat Gaza kepada dunia,” ujar Dr. Ahed.
Ia juga menyampaikan penghargaan kepada keluarga para relawan yang telah memberikan dukungan dan kesabaran selama misi berlangsung.
Menurutnya, peran keluarga menjadi bagian penting dalam perjuangan kemanusiaan tersebut.
Selain itu, Dr. Ahed menyoroti keteguhan para peserta yang sempat mengalami penahanan oleh pihak Israel.
Ia menilai pengalaman tersebut tidak mengurangi semangat para relawan dalam memperjuangkan hak-hak rakyat Palestina dan menyampaikan pesan kemanusiaan kepada dunia.
“Keteguhan dan kesabaran yang mereka tunjukkan menjadi bukti kuatnya komitmen dalam membela hak-hak rakyat Palestina dan mendukung masyarakat Gaza,” katanya.
Ia menegaskan bahwa gelombang solidaritas internasional yang terus muncul menunjukkan perjuangan Palestina tetap mendapat perhatian luas dari masyarakat dunia yang menjunjung nilai keadilan dan kemanusiaan.
Menurutnya, berbagai upaya untuk membatasi atau membungkam dukungan terhadap Palestina tidak akan menghentikan solidaritas global yang terus tumbuh bagi rakyat Gaza dan perjuangan kemerdekaan Palestina. TOP/*