Ben Gvir Pimpin Aksi Masuk Pemukim ke Masjid Al-Aqsa pada Peringatan “Hari Kehancuran Bait Suci”

0

JAKARTA, OKENESIA.COM- Menteri Keamanan Nasional Israel, Itamar Ben Gvir, memimpin aksi masuk rombongan pemukim Israel ke kompleks Masjid Al-Aqsa pada Kamis (23/7/2026), bertepatan dengan peringatan yang oleh kalangan Yahudi disebut sebagai “Hari Kehancuran Bait Suci” (Tisha B’Av).

Informasi tersebut diterima Okenesia.com dari kanal Telegram Ultra Palestine.

Menurut laporan itu, Ben Gvir memimpin rombongan pemukim yang memasuki kawasan Al-Aqsa dalam rangka peringatan tersebut.

Aksi masuknya pemukim ke kompleks Masjid Al-Aqsa kembali memicu ketegangan, mengingat lokasi itu merupakan salah satu situs paling sensitif di Yerusalem dan kerap menjadi titik gesekan antara warga Palestina dan otoritas Israel.

Sebanyak 3.228 pemukim Israel masuki kompleks Masjid Al-Aqsa pagi tadi

Data tersebut disampaikan oleh Dewan Wakaf Islam yang mengawasi kawasan suci tersebut. Gelombang masuknya ribuan pemukim terjadi di tengah meningkatnya ketegangan di kawasan.

Di sisi lain, Wali Kota Ramat Gan, Karmel Shama Hacohen, mengumumkan pembukaan seluruh tempat perlindungan umum di kotanya.

Langkah itu diambil menyusul penilaian keamanan yang menyebut risiko peluncuran rudal dari Iran diperkirakan meningkat menjelang akhir pekan.
“Kami memutuskan membuka seluruh tempat perlindungan umum di kota. Berdasarkan penilaian situasi, ancaman peluncuran rudal dari Iran pada akhir pekan tidak lagi bersifat marginal,” ujar Hacohen.

Ia juga mengimbau seluruh pengurus bangunan permukiman untuk segera menyiapkan tempat perlindungan bersama dan meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi kemungkinan situasi darurat.

Sementara itu, Radio Angkatan Darat Israel mengutip keterangan saksi mata yang menyebut seorang warga Palestina menjadi sasaran tindakan di dekat permukiman Alon Moreh, di wilayah Tepi Barat yang diduduki.

Menurut laporan tersebut, insiden terjadi setelah yang bersangkutan diduga mencoba melakukan serangan penikaman. Namun, hingga kini belum ada keterangan resmi lebih lanjut mengenai kondisi warga Palestina tersebut maupun rincian peristiwa itu. TOP/ULTRA PALESTINA

Comments
Loading...
error: Content is protected !!