JAKARTA, OKENESIA.COM- Kantor Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu disebut memberikan teguran keras kepada tokoh Fatah, Hussein Sheikh, terkait rencana pertemuannya dengan Hamas di Kairo, Mesir.
Menurut sumber-sumber Israel, surat yang disampaikan oleh sekretaris Kantor Perdana Menteri Israel itu berisi peringatan agar Hussein Sheikh segera membatalkan pertemuan dengan Hamas.
Dalam surat tersebut, disebut pula adanya ancaman untuk mencegah Sheikh meninggalkan Ramallah menuju Kairo apabila pertemuan itu tetap dilanjutkan.
Sebelumnya, pertemuan antara para pemimpin Hamas dan Fatah dijadwalkan berlangsung pada Senin, hari ini (24/8/2026) di Kairo dengan mediasi Mesir.
Pertemuan tersebut disebut akan menjadi pertemuan langsung pertama antara kedua kelompok sejak perang berlangsung.
Namun, pada Sabtu malam, Fatah mengumumkan pembatalan agenda pertemuan tersebut.
Hussein Sheikh sebelumnya dijadwalkan bertolak ke Kairo bersama Majed Faraj dan Rawhi Fattouh. Selain bertemu Hamas, rombongan tersebut juga dijadwalkan mengadakan pertemuan dengan Front Rakyat untuk Pembebasan Palestina (PFLP) serta kelompok reformis Fatah yang dipimpin Mohammed Dahlan. TOP/*