Pangkalan AS Dihantam Rudal Iran, Pemerintahan Trump Kaji Penarikan Pasukan dari Teluk

0

JAKARTA, OKENESIA.COM- Pemerintahan Presiden Donald Trump dilaporkan sedang mengkaji kemungkinan mengurangi atau menarik sebagian pasukan Amerika Serikat dari kawasan Teluk, menyusul besarnya kerugian yang dialami dalam perang AS-Israel melawan Iran.

Kajian tersebut muncul setelah sejumlah pangkalan dan fasilitas militer AS di kawasan Teluk mengalami kerusakan akibat serangan drone dan rudal Iran selama berbulan-bulan.

Pentagon kini dilaporkan mempertimbangkan apakah pangkalan-pangkalan yang rusak itu akan dibangun kembali seperti semula atau justru mengurangi jejak militernya di kawasan.

Laporan Middle East Eye (MEE) dikutip Okenesia.com dari WhatsApp Grup Info Palestina siang ini menyebut, kerugian besar dalam perang tersebut turut mendorong munculnya wacana penarikan pasukan.

Kerusakan fasilitas militer dinilai memperlihatkan kerentanan pangkalan-pangkalan AS terhadap serangan rudal dan pesawat nirawak Iran.

Selain kerugian material, persoalan moral pasukan AS juga disebut menjadi perhatian. Pasukan dilaporkan mengalami tekanan setelah menjalani penugasan panjang di kawasan konflik.

Situasi tersebut disebut semakin mengkhawatirkan setelah muncul laporan mengenai upaya bunuh diri dan bentrokan antar personel di sebuah kapal induk AS yang beroperasi di sekitar Selat Hormuz. Kapal induk tersebut kemudian ditarik dari kawasan itu.

Pentagon sendiri diketahui tengah mengevaluasi kemungkinan pengurangan kehadiran militer AS di Teluk Persia. Namun, kajian tersebut belum menjadi keputusan resmi mengenai penarikan permanen pasukan dari kawasan.

Sebelumnya, kerusakan pangkalan-pangkalan AS akibat perang dengan Iran telah menimbulkan pertanyaan besar mengenai masa depan kehadiran militer Washington di Timur Tengah. TOP/MEE/*

Comments
Loading...
error: Content is protected !!