BANGGAI, OKENESIA.COM- Pembangunan Jembatan Perintis Garuda Merah Putih Aramco di Desa Obo Balinggara, Kecamatan Nuhon, Kabupaten Banggai, resmi rampung 100 persen.
Infrastruktur yang dikerjakan Kodim 1308/Luwuk Banggai ini menjadi bukti nyata komitmen TNI Angkatan Darat dalam mendukung peningkatan konektivitas dan kesejahteraan masyarakat.
Penyelesaian pembangunan jembatan tersebut pada Senin (20/7/2026) diharapkan mampu membuka akses warga Desa Obo Balinggara yang sebelumnya mengalami keterbatasan dalam mobilitas sehari-hari.
Jembatan ini kini menjadi penghubung penting bagi masyarakat, terutama untuk mendukung aktivitas pertanian, pengangkutan hasil panen, serta akses menuju fasilitas pendidikan, kesehatan, dan pelayanan publik.
Selain mempermudah mobilitas warga, keberadaan Jembatan Perintis Garuda Merah Putih Aramco juga diyakini dapat mendorong pertumbuhan ekonomi desa melalui kelancaran distribusi hasil pertanian dan peningkatan aktivitas masyarakat.
Komandan Kodim 1308/Luwuk Banggai, Letkol Inf Cepi Kartiwa, S.Pd mengatakan, rampungnya pembangunan jembatan tersebut merupakan bagian dari wujud pengabdian TNI kepada masyarakat.
Menurutnya, pembangunan infrastruktur akan memberikan dampak lebih besar apabila didukung sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat.
“Dengan rampungnya pembangunan Jembatan Aramco ini, masyarakat Desa Obo Balinggara kini memiliki akses yang lebih aman, nyaman, dan layak. Selain itu, jembatan ini juga memperkuat konektivitas antarwilayah di Kecamatan Nuhon,” tegas Dandim Cepi Kartiwa.
Ia berharap, keberadaan Jembatan Perintis Garuda Merah Putih Aramco dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat serta menjadi simbol kehadiran negara melalui TNI AD dalam mendukung pembangunan wilayah.
Rampungnya pembangunan jembatan tersebut menambah daftar kontribusi TNI dalam membantu pemerintah mempercepat pembangunan infrastruktur di wilayah terpencil dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat. TOP/*