BANGGAI, OKENESIA.COM- PT Panca Amara Utama (PT PAU) terus mendorong peningkatan kapasitas dan kompetensi warga lokal melalui program pelatihan keterampilan kerja di bidang industri, khususnya Scaffolder dan Rigger.
Sebanyak 29 warga lokal mengikuti kedua program pelatihan tersebut dan seluruhnya telah menerima sertifikat kompetensi dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP).
Program ini merupakan bagian dari upaya PT PAU dalam mengembangkan sumber daya manusia lokal agar memiliki keterampilan teknis, pemahaman Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3), serta kompetensi yang sesuai dengan kebutuhan dunia industri.
Melalui pelatihan dan sertifikasi profesi, warga lokal diharapkan memiliki daya saing lebih tinggi serta peluang lebih luas untuk memasuki dunia kerja, khususnya pada sektor industri yang membutuhkan tenaga kerja dengan keterampilan khusus.
Dalam pelatihan Scaffolder, sebanyak 14 peserta mengikuti rangkaian kegiatan yang terdiri atas pembelajaran teori secara daring selama dua hari dan praktik lapangan selama satu hari.
Materi teori mencakup regulasi K3 di lingkungan kerja, prosedur keselamatan bekerja di ketinggian, identifikasi potensi bahaya, pengenalan standar komponen perancah (scaffolding), serta dasar-dasar pemasangan dan pembongkaran perancah secara aman.
Pada sesi praktik, peserta mengaplikasikan materi yang telah dipelajari, mulai dari perakitan dan pemasangan perancah, pemeriksaan kelayakan perancah, hingga penerapan prosedur pembongkaran sesuai standar operasional yang berlaku.
Pelatihan ini dirancang untuk meningkatkan keterampilan teknis peserta sekaligus memperkuat pemahaman tentang pentingnya penerapan K3 dalam setiap pekerjaan.
Sementara itu, pelatihan Rigger atau juru ikat beban diikuti oleh 15 warga lokal.
Kegiatan berlangsung selama tiga hari secara daring, terdiri atas dua hari pendalaman materi dan satu hari uji kompetensi.
Materi pelatihan meliputi K3 industri, perhitungan beban dan penggunaan alat bantu angkat, teknik pengikatan beban, penggunaan aba-aba komunikasi (hand signals), pengendalian beban, serta administrasi dan pelaporan pekerjaan Rigger.
Pada tahap uji kompetensi, peserta menjalani asesmen mandiri, peninjauan portofolio kerja, serta wawancara teknis bersama asesor BNSP.
Seluruh peserta dari kedua program tersebut telah menerima sertifikat kompetensi BNSP.
Capaian ini menjadi bentuk pengakuan atas kompetensi yang dimiliki peserta sekaligus menunjukkan pentingnya peningkatan keterampilan yang disertai sertifikasi profesi.
Kompetensi Scaffolder dan Rigger menjadi bekal penting bagi tenaga kerja industri, terutama dalam pekerjaan yang membutuhkan ketelitian, keterampilan teknis, serta kepatuhan terhadap prosedur keselamatan kerja.
Melalui program ini, PT PAU berharap semakin banyak warga lokal memiliki kualifikasi yang sesuai dengan kebutuhan industri sehingga mampu memanfaatkan peluang kerja dan meningkatkan daya saing profesional.
Inisiatif tersebut juga mencerminkan pentingnya pengembangan sumber daya manusia lokal dalam membangun hubungan yang saling mendukung antara industri dan masyarakat di sekitar wilayah operasional perusahaan.
PT PAU berkomitmen untuk terus mendukung peningkatan kapasitas masyarakat melalui berbagai program pengembangan kompetensi yang relevan dengan kebutuhan industri, dengan mengedepankan keselamatan, profesionalisme, dan peningkatan kualitas sumber daya manusia lokal.
Dengan bekal keterampilan dan sertifikat kompetensi BNSP, warga lokal diharapkan semakin siap berpartisipasi dalam dunia kerja serta berkontribusi dalam mendukung kebutuhan tenaga kerja terampil di sektor industri. TOP/*