9 Faksi Pejuang Palestina Membersamai Brigade Al-Qassam Hadapi Agresi Israel

0

JAKARTA, OKENESIA.COM- Perjuangan rakyat Palestina menghadapi agresi militer Israel, sejatinya bukan hanya Brigade Izzuddin Al-Qassam, sayap militer Gerakan Perlawanan Islam (Hamas), tapi ada beberapa faksi.

Faksi-faksi ini kian progresif beroperasi bersama Al-Qassam. Lalu, faksi-faksi apa saja yang merupakan garda terdepan memperjuangkan kemerdekaan Palestina? Okenesia.com menampilkan 9 faksi yang dikutip dari Ultra Palestine.

  1. Saraya Al-Quds.

Sayap militer Gerakan Jihad Islami–Palestina dan dianggap sebagai faksi kedua di Jalur Gaza setelah Brigade Izuddin Al-Qassam. Faksi ini berkontribusi dalam operasi “Thoufan Al-Aqsha” setelah operasi itu dimulai, serta melakukan penyerbuan ke beberapa permukiman penjajah Osrael di permukiman penjajah Israel di dekat Jalur Gaza.

Unit rudal Saraya Al-Quds memiliki ribuan roket yang telah membombardir permukiman penjajah Israel.

 

2. Brigade Syahid Abu Ali Mustafa.

Sayap militer Front Nasional untuk Pembebasan Palestina. Faksi ini didirikan pada tahun 2000 bersamaan dengan tercetusnya intifadah kedua, dengan nama pasukan pejuang nasional dan berubah menjadi Brigade Abu Ali Mustafa pasca pembunuhan Sekretaris Jenderal Font Nasional Abu Ali Musthofa.

Ketika agresi penjajah Israel ke Jalur Gaza dilakukan saat ini, mereka bekerja sama untuk menghadapi pasukan penjajah Israel di utara dan tengah Jalur Gaza, serta membombardir pemukiman-pemukiman penjajah Israel di dekat Jalur Gaza dengan mortar dan roket.

3.  Brigade An-Nasir Sholahuddin.

Sayap militer Komite Perjuangan Nasional yang berdiri pada tahun 2000 untuk mengawal intifadah kedua. Faksi ini berkontribusi dalam upaya perjuangan Palestina di Jalur Gaza terhadap sasaran militer penjajah Israel dan bekerjasama dalam operasi yang menyebabkan penawanan prajurit penjajah Israel Gilad Shalit pada tahun 2006.

Selama agresi saat ini, faksi ini ikut serta dalam menghadapi agresi dan membombardir pemukiman penjajah Israel di dekat Jalur Gaza, dengan puluhan roket dan mortar.

 

4. Brigade Perjuangan Nasional.

Sayap militer Font Demokrasi untuk Pembebasan Palestina. Pengambilan nama ini saat intifadah kedua pasca kelompok bintang merah disebut.

Brigade ini ikut serta dalam membombardir pemukiman penjajah Israel di dekat Jalur Gaza. Selain itu, aktivitas mereka di poros peperangan di utara dan selatan Jalur Gaza.

 

5. Brigade Syuhada Al-Aqsha.

Faksi ini didirikan sebagai sayap militer Gerakan Fatah. Namun, saat ini beroperasi secara tidak resmi dan terus menjadi bagian gerakan di Jalur Gaza.

Faksi ini ikut serta dalam berbagai kelompok yang berkoordinasi dengan brigade dalam menghadapi agresi darat di Jalur Gaza.

6. Brigade Mujahidin.

Sayap militer gerakan Mujahidin Palestina yang memisahkan diri dari gerakan Fatah. Dahulu, faksi ini menggunakan nama Brigade Syahid Jihad Al-‘Amarin di Brigade Syuhada Al-Aqsha.

Para personel faksi ini ikut serta dalam membombardir pemukiman-pemukiman penjajah Israel di dekat Jalur Gaza, serta berkontribusi dalam menghadapi agresi darat penjajah Israel.

7. Pasukan Al-‘Ashifah (Badai).

Sayap militer gerakan Fatah – intifadah yang memisahkan diri dari gerakan Fatah pada tahun 1983, karena penarikan diri dari Beirut dan tidak membentuk komite investigasi apapun.

Menurut data, pasukan ini ikut serta dalam membombardir pemukiman penjajah Israel di dekat Jalur Gaza dan berkontribusi dalam menghadapi agresi darat penjajah Israel.

8. Brigade Syahid Jihad Jibril.

Cabang militer Front Nasional untuk Pembebasan Palestina–komando umum. Faksi ini telah memulai aktivitasnya di Jalur Gaza, selama beberapa tahun intifadah kedua dan seterusnya.

9. Brigade Anshar.

Sayap militer Gerakan Pembebasan Palestina dan didirikan pada tahun 2007, pasca pembelotan sejumlah personel dan pimpinan gerakan Fatah di Jalur Gaza. (top/**)

Comments
Loading...