Pemda Banggai Tekankan Penguatan Moral & Kepedulian Lingkungan di Utsawa Dharma Gita

0

BANGGAI, OKENESIA.COM- Pemerintah Kabupaten Banggai menegaskan komitmennya mendukung kegiatan keagamaan sekaligus penguatan moral masyarakat melalui pelaksanaan Utsawa Dharma Gita tingkat Kabupaten Banggai tahun 2026.

Kegiatan yang mengusung tema “Samwacana Sarwa Bhawaekatwa: Penguatan Literasi Ekoteologi (Green Dharma) Menuju Harmonisasi Kehidupan” itu dipusatkan di Pura Agung Padma Bhuana, Luwuk, pada 15-16 Mei 2026, dan resmi dibuka Jumat (15/5/2026) malam.

Dalam sambutan tertulis Bupati Banggai yang dibacakan Sekretaris Kabupaten Banggai, Moh Ramli Tongko, disampaikan bahwa Utsawa Dharma Gita bukan sekadar ajang perlombaan membaca kitab suci atau satyaloka, tetapi memiliki peran strategis dalam membangun karakter dan moral masyarakat.

Menurutnya, di tengah arus perkembangan teknologi dan kecepatan digital saat ini, kemajuan yang terjadi memang membawa banyak manfaat, namun juga berpotensi menimbulkan kerusakan moral apabila tidak diimbangi dengan nilai-nilai spiritual dan keagamaan.

“Utsawa memiliki peran strategis untuk mendekatkan masyarakat pada ajaran suci, membangun kesadaran moral, serta meningkatkan kepedulian sosial,” ujar Ramli saat membacakan sambutan Bupati Banggai.

Ia menjelaskan, tema penguatan literasi ekoteologi yang diangkat dalam kegiatan tersebut menunjukkan pentingnya hubungan harmonis antara manusia dan alam.

Menurutnya, berbagai perubahan ekologis yang terjadi saat ini merupakan bentuk “pesan” dari alam kepada manusia agar lebih bijaksana dalam menjaga keseimbangan lingkungan.

“Itulah sebabnya menjaga alam merupakan bagian dari ajaran agama. Menghormati setiap ciptaan Tuhan adalah bagian dari dharma,” katanya.

Peserta Utsawa juga diharapkan tidak hanya menjadikan kegiatan itu sebagai ajang kompetisi semata, tetapi mampu mengimplementasikan nilai-nilai ajaran suci dalam kehidupan sehari-hari.

“Jangan hanya menjadi juara perlombaan, tetapi bagaimana ajaran dharma dapat diterapkan dalam kehidupan,” lanjutnya.

Dalam kesempatan itu, Pemerintah Kabupaten Banggai juga menegaskan akan terus mendukung berbagai kegiatan keagamaan, karena pembangunan mental dan spiritual dinilai sama pentingnya dengan pembangunan fisik daerah.

Menurutnya, pembangunan tidak hanya berbicara tentang kemajuan infrastruktur, tetapi juga bagaimana meninggalkan warisan moral serta menjaga bumi bagi generasi mendatang.

“Ini merupakan gerakan moral untuk menghormati bumi, hidup bijaksana, serta membangun harmoni antara manusia, alam dan Tuhan,” tandasnya.

Menanggapi harapan dukungan pembiayaan kegiatan Utsawa Dharma Gita hingga tingkat provinsi dan nasional, Pemkab Banggai memastikan hal tersebut akan menjadi perhatian pemerintah daerah. TOP

Comments
Loading...
error: Content is protected !!