AS–Iran Sepakati Kerangka Memorandum Nuklir, Sanksi & Aset Dibahas Bertahap

0

JAKARTA, OKENESIA.COM- Kesepakatan awal antara Amerika Serikat dan Iran mencakup sejumlah poin penting terkait penahanan status quo program nuklir Iran, pelonggaran sanksi ekonomi, serta mekanisme perundingan menuju perjanjian final yang lebih mengikat.

Berdasarkan informasi yang dihimpun Okenesia.com dari sumber terpercaya, Jumat (19/6/2026) menyebutkan bahwa dalam ketentuan yang disepakati, kedua pihak sepakat mempertahankan kondisi saat ini hingga tercapainya kesepakatan akhir.

Iran akan tetap menjalankan program nuklirnya dalam kondisi yang ada, sementara Amerika Serikat menahan diri dari penerapan sanksi baru maupun penambahan pengerahan militer di kawasan.

Amerika Serikat juga berkomitmen memberikan pengecualian dari Departemen Keuangan untuk memungkinkan ekspor minyak mentah Iran, produk petrokimia, serta layanan terkait seperti perbankan, asuransi, transportasi, dan transaksi keuangan lainnya selama proses implementasi berjalan.

Selain itu, Washington disebut akan membuka akses terhadap dana dan aset Iran yang sebelumnya dibekukan.

Mekanisme teknis pelepasan dana tersebut akan dibahas dalam perundingan bilateral, dengan ketentuan bahwa dana tetap dapat digunakan oleh penerima manfaat yang ditetapkan Bank Sentral Iran.

Kedua negara juga menyepakati pembentukan mekanisme pelaksanaan guna memantau implementasi kesepakatan serta memastikan kepatuhan menuju perjanjian final.

Setelah sejumlah pasal mulai dijalankan, perundingan lanjutan akan difokuskan pada penyusunan perjanjian akhir.

Perjanjian final nantinya akan diadopsi melalui resolusi mengikat Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa, menandai langkah formal dalam kerangka kesepakatan internasional yang lebih luas antara kedua negara. TOP/*

Comments
Loading...
error: Content is protected !!