Hamas Sampaikan Belasungkawa atas Gugurnya Tiga Tentara Indonesia di Lebanon Selatan

0

JAKARTA, OKENESIA.COM- Gerakan Hamas menyampaikan belasungkawa mendalam atas gugurnya tiga tentara Indonesia yang bertugas dalam misi perdamaian di Lebanon Selatan.

Ucapan tersebut disampaikan langsung oleh Ketua Dewan Kepemimpinan Hamas, Muhammad Darwish, kepada Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto, pemerintah, serta rakyat Indonesia.

Dalam pernyataannya pada Rabu malam (1/4/2026) yang dirilis di akun Telegram, Gaza Now, Darwish mengungkapkan duka cita yang tulus atas meninggalnya tiga prajurit serta luka-lukanya sejumlah personel lainnya akibat dua serangan yang terjadi saat mereka menjalankan tugas dalam Pasukan Sementara Perserikatan Bangsa-Bangsa di Lebanon Selatan atau UNIFIL.

“Kami mengenang dengan penuh penghargaan dan penghormatan apa yang telah dipersembahkan oleh para syuhada ini berupa pengorbanan mulia demi menjaga keamanan dan perdamaian internasional,” ujar Darwish.

Ia menilai, pengabdian para prajurit tersebut mencerminkan komitmen kuat Indonesia dalam mendukung misi kemanusiaan serta menjaga stabilitas kawasan dan dunia.

Hamas juga mengecam keras serangan yang menargetkan pasukan penjaga perdamaian di bawah naungan Perserikatan Bangsa-Bangsa tersebut.

Darwish menegaskan pentingnya dilakukan penyelidikan segera guna mengungkap kronologi kejadian dan meminta pertanggungjawaban pihak yang terlibat.

Menurutnya, serangan terhadap pasukan penjaga perdamaian merupakan pelanggaran serius terhadap hukum internasional dan hukum humaniter, sekaligus bentuk pengabaian terhadap norma dan piagam internasional.

Dalam pernyataannya, Hamas turut menegaskan solidaritas penuh terhadap Indonesia, baik kepada pemerintah maupun rakyatnya.

Darwish juga mendoakan agar para korban yang gugur mendapatkan rahmat, sementara korban luka segera pulih, serta keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan.

Peristiwa ini menambah daftar panjang risiko yang dihadapi pasukan perdamaian internasional, khususnya di wilayah konflik seperti Lebanon Selatan, yang hingga kini masih diliputi ketegangan. (top/*)

Comments
Loading...
error: Content is protected !!