6 Korban Syahid Sejak Pagi, Agresi Israel Tak Berhenti
JAKARTA, OKENESIA.COM- Sejak pagi hari ini, Rabu (615/4/2026) orang syahid di Gaza dan wilayah utaranya, akibat pelanggaran terus-menerus oleh pendudukan Israel terhadap perjanjian gencatan senjata, melalui serangan udara dan penembakan terhadap warga sipil.
Eskalasi ini terjadi dalam konteks agresi brutal yang berkelanjutan terhadap rakyat Gaza, di mana hampir setiap hari warga sipil menjadi target langsung, sebagai bentuk pelanggaran nyata terhadap kesepakatan yang ada.
Berdasarkan data yang tersedia, jumlah korban syahid sejak diumumkannya gencatan senjata dan apa yang disebut “Dewan Perdamaian” telah melampaui 750 orang hingga hari ini. Halm itu menunjukkan besarnya pelanggaran dan ketidakpatuhan terhadap kesepakatan.
Di sisi lain, pendudukan terus memperketat blokade atas Gaza dan menghambat masuknya bantuan kemanusiaan, yang menyebabkan kekurangan parah bahan pangan dan kebutuhan dasar serta memperburuk krisis kemanusiaan.
Apa yang terjadi menegaskan bahwa pendudukan terus melanggar gencatan senjata setiap hari, dan melanjutkan kebijakan kekerasan terhadap rakyat, di tengah kondisi kemanusiaan yang semakin memburuk. (top/*)