Lumbung Pangan, Sukri Djalumang Perjuangkan Jalan Produksi di Tinonda

0

BANGGAI, OKENESIA.COM- Anggota Komisi II, DPRD Banggai, Sukri Djalumang menyerap sejumlah aspirasi masyarakat saat melaksanakan reses perubahan tahun 2026 di Desa Tinonda, Kecamatan Lamala, Banggai.

Dalam reses yang berlangsung sepekan lalu itu, warga menyampaikan sejumlah usulan prioritas, terutama terkait pembangunan infrastruktur pendukung sektor pertanian yang menjadi mata pencaharian utama masyarakat setempat.

Sukri Djalumang kepada wartawan di ruang kerjanya, Selasa (21/7/2026), mengatakan, salah satu usulan paling mendesak adalah pembangunan tiga ruas jalan produksi pertanian.

Menurut politisi Partai NasDem itu, mayoritas masyarakat Desa Tinonda berprofesi sebagai petani. Namun, hasil produksi perkebunan mereka selama ini terkendala akses jalan yang belum memadai.

“Tiga ruas jalan produksi menjadi usulan yang sangat urgen, karena sebagian besar masyarakat adalah petani dan pekebun. Hasil produksi mereka terkendala dengan jalan. Meski hasil pertanian bagus, tetapi tidak bisa diangkut karena aksesnya sulit,” kata Sukri.

Ia menjelaskan, kondisi jalan produksi yang ada saat ini masih berupa jalan setapak sehingga kendaraan roda empat belum dapat menjangkau area perkebunan warga.

Akibatnya, hasil perkebunan masyarakat sulit dibawa keluar untuk dipasarkan. Warga terpaksa mengandalkan tenaga manual dengan cara memikul hasil panen.

“Kalau hanya mengandalkan tenaga untuk dipikul, rasanya sangat tidak mungkin karena jumlah hasil perkebunan cukup besar. Karena itu harus didukung dengan infrastruktur jalan,” ujarnya.

Selain jalan produksi, masyarakat juga mengusulkan sejumlah kebutuhan lain, seperti rehabilitasi dan peningkatan jalan desa, pembangunan drainase, bantuan hibah rumah ibadah, baik gereja maupun masjid.

Warga juga menyampaikan kebutuhan fasilitas pendidikan berupa pembangunan atau bantuan untuk TK dan PAUD.

Sukri menyebut seluruh aspirasi tersebut akan diperjuangkan agar dapat masuk dalam program pemerintah daerah.

Khusus untuk jalan produksi, pihaknya akan mengupayakan agar dapat dibiayai melalui APBD Perubahan Kabupaten Banggai tahun 2026.

“Kalau belum memungkinkan masuk dalam pembiayaan APBD Perubahan 2026, akan kita dorong pada APBD tahun 2027,”tegas Sukri.

Sukri Djalumang menaruh harap, aspirasi masyarakat Tinonda dapat menjadi perhatian pemerintah daerah, terutama dalam mendukung peningkatan produktivitas petani melalui penyediaan infrastruktur dasar yang memadai. TOP

Comments
Loading...
error: Content is protected !!