Sekwan Banggai Atur Pembagian WFH-WFO, Sorot Disiplin Staf

0

BANGGAI, OKENESIA.COM- Sekretaris DPRD Banggai, Herlita Tongko, menegaskan penerapan work from home (WFH) setiap Jumat bukan berarti seluruh staf Sekretariat DPRD Banggai tidak masuk kantor maupun terbebas dari tugas kedinasan.

Hal itu disampaikan Herlita Tongko kepada pewarta di ruang kerjanya, Jumat (21/8/2026).

Menurut Herlita, meskipun bekerja dari rumah, staf sekretariat tetap harus stand by apabila sewaktu-waktu mendapatkan tugas kedinasan.

“WFH pada Jumat bukan berarti semuanya WFH. Bahkan saat WFH, staf sekretariat harus stand by ketika mendapatkan tugas kedinasan. Bukan berarti terbebas dari beban kerja,” tegasnya.

Pda hari Jumat sebut Herlita, memang tidak diwajibkan mengisi daftar hadir seperti hari kerja lainnya. Namun, kondisi tersebut bukan berarti tidak ada pegawai yang hadir dan bekerja di kantor.

“Memang tidak diwajibkan mengisi daftar hadir. Bukan berarti Jumat tidak ada yang hadir di kantor,” ujarnya.

Jumat pagi sekira pukul 07.30 Wita, Herlita sudah on time di Kantor DPRD Banggai. Namun, Herlita menemukan seluruh ruang di kantor Dewan Parlemen Lalong, masih terkunci.

Terhadap fakta-fakta demikian, Herlita berniat engatur pembagian staf yang menjalankan WFH dan work from office (WFO).

Menurutnya, selama ini belum terdapat pembagian yang jelas antara staf yang bekerja dari rumah dan staf yang tetap bekerja di kantor pada hari Jumat.

Untuk menata hal tersebut, Herlita telah mengundang seluruh kepala bagian di internal Sekretariat DPRD Banggai.

Pembagian WFH dan WFO nantinya akan dituangkan dalam surat keputusan (SK).

Ia menilai, pembagian tersebut penting agar pelayanan dan pelaksanaan tugas kedinasan tetap berjalan ketika sewaktu-waktu dibutuhkan.

“Kalau tidak ada pembagian, mereka ini keenakan. Ketika dibutuhkan, tidak ada orang,” katanya.

Herlita menegaskan perubahan pola kerja dan peningkatan kedisiplinan tersebut akan dilakukan secara bertahap.

Ia menyadari, perubahan tidak bisa dilakukan secara instan, namun harus dimulai secara perlahan agar seluruh staf dapat menyesuaikan diri.
“Pelan-pelan, tidak bisa dibiarkan. Pelan-pelan dirubah,” ujarnya.

Menurut Herlita, setiap pegawai telah mendapatkan hak berupa penghasilan dari negara sehingga harus diimbangi dengan pelaksanaan tugas dan tanggung jawab secara baik.
“Negara membayar untuk bekerja dengan baik,” tegasnya.

Ia berharap, melalui pembenahan tersebut, kinerja staf Sekretariat DPRD Banggai dapat semakin maksimal.

Karena itu, agenda pertemuan internal sekretariat akan digelar dengan diawali mengundang para kepala bagian.
“Pelan-pelan, tidak mungkin langsung berubah. Agar mereka bekerja dengan maksimal,” katanya.

Pertemuan internal tersebut, lanjut Herlita, pada intinya diarahkan untuk meningkatkan kedisiplinan para staf di lingkungan Sekretariat DPRD Banggai, termasuk memastikan pembagian WFH dan WFO dapat berjalan secara tertib.

Dalam kesempatan itu, Herlita juga meminta kepada pewarta agar turut menyajikan informasi mengenai berbagai kegiatan kesekretariatan DPRD Banggai kepada publik.
Hal tersebut dinilai penting agar kegiatan dan pelaksanaan tugas Sekretariat DPRD Banggai dapat diketahui masyarakat secara lebih luas. TOP

Comments
Loading...
error: Content is protected !!