BANGGAI, OKENESIA.COM- Komisi I, DPRD Banggai melakukan kunjungan kerja ke PT Panca Amara Utama (PAU) yang berlokasi di Site PAU, Desa Uso, Kecamatan Batui, Senin (8/6/2026).
Kunjungan tersebut disambut baik oleh manajemen perusahaan.
Agenda kunjungan ini bertujuan untuk meninjau langsung pelaksanaan fungsi pengawasan terhadap Peraturan Daerah Nomor 9 tentang Penyelenggaraan Ketenagakerjaan.
Dalam pertemuan tersebut, PT PAU terlebih dahulu memaparkan profil perusahaan, termasuk prosedur keselamatan kerja melalui safety induction yang wajib diikuti setiap tamu.
Melalui Departemen HC&GA (Human Capital & General Affairs), perusahaan juga menjelaskan kondisi demografi serta sebaran tenaga kerja, baik di internal maupun perusahaan alih daya.
PT PAU juga telah menerapkan sistem CLMS (Contractor Labor Management System) untuk mengelola tenaga kerja kontrak atau outsourcing, mulai dari pendataan pekerja, pemantauan kehadiran, pengelolaan dokumen, hingga pengawasan kepatuhan ketenagakerjaan.
Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Banggai, Wely Ismail, mengapresiasi perbaikan yang dilakukan PT PAU, khususnya dalam sistem pengelolaan subkontraktor.
Ia menyoroti adanya pelanggaran oleh pihak subkontraktor, termasuk penyerahan sebagian pekerjaan kepada perusahaan lain, namun hal tersebut disebut telah ditindaklanjuti dan diperbaiki.
Ia juga menegaskan perlunya pengawasan lebih ketat terhadap perusahaan subkontraktor agar tidak menimbulkan dampak negatif terhadap citra perusahaan utama maupun memicu gejolak di lapangan.
Sementara itu, Ketua Komisi I DPRD Banggai, Lisa Sundari, menyampaikan bahwa kunjungan tersebut merupakan bagian dari upaya memastikan sistem ketenagakerjaan berjalan sesuai regulasi.
Lembaga penyalur aspirasi rakyat kata Lisa, mendukung investasi di daerah, namun tetap menekankan perlindungan tenaga kerja serta pemenuhan hak-hak pekerja, termasuk peningkatan keterlibatan tenaga kerja lokal.
Menanggapi hal tersebut, External Relations & Security Manager PT PAU, Hermawan Adi, menyatakan pihaknya terbuka terhadap masukan dari pemerintah maupun dewan.
Hermawan menegaskan komitmen perusahaan untuk terus memperbaiki sistem pengawasan terhadap kontraktor agar sesuai standar yang berlaku.
“Masukan yang diberikan menjadi bahan evaluasi penting bagi kami untuk meningkatkan tata kelola ketenagakerjaan,” ujarnya.
Hermawan menyampaikan apresiasi atas perhatian pemerintah dan DPRD Banggai terhadap aktivitas investasi di Kabupaten Banggai. TOP/*