Kritik Tajam Pemerintah, Warga Tanjung Seperti Dibiarkan Berjuang Sendiri

0

BANGGAI, OKENESIA.COM- Doktor Ade Putra Ode Amani, salah satu warga Tanjungsari, Kelurahan Karaton, Kecamatan Luwuk, Banggai menilai bahwa pasca-eksekusi, warga di Tanjungsari seperti dibiarkan berjuang sendiri. Ditambah lagi, minim perhatian.

Ungkapan rasa kecewa itu disampaikan Ade di momen Konferensi pers yang digelar oleh Front Rakyat Tanjung dan Mahasiswa Bersatu di rumah warga Tanjungsari, Kelurahan Karaton, Kecamatan Luwuk, Banggai, Senin (2/3/2026).

Ade menegaskan kekecewaannya terhadap pemerintah provinsi dan daerah terkait kondisi masyarakat Tanjung. “Posisi kami seperti Palestina, mempertahankan hak sendiri, tapi orang lain datang mengambil hak warga. Pemerintah seolah tidak punya kepekaan terhadap kondisi masyarakat Tanjung,” tegas DR. Ade.

Ia juga menyinggung kunjungan Komisi III DPRD RI pasca eksekusi Tanjung. Menurut Ade, meski kunjungan itu menegaskan beberapa hal penting, perhatian nyata dari Pemprov Sulawesi Tengah dan Pemda Banggai terhadap warga setempat masih minim.

Konferensi pers ini menjadi panggung bagi masyarakat Tanjung dan mahasiswa untuk menyuarakan kritik mereka terhadap pemerintah yang dianggap lalai dalam menangani hak-hak warga. (top)

Comments
Loading...
error: Content is protected !!