Utsawa Dharma Gita Resmi Dibuka, Usung Tema Literasi Ekoteologi

0

BANGGAI, OKENESIA.COM- Pembukaan Utsawa Dharma Gita tingkat Kabupaten Banggai tahun 2026 resmi digelar dengan mengangkat tema “Samwacana Sarwa Bhawaekatwa: Penguatan Literasi Ekoteologi (Green Dharma) Menuju Harmonisasi Kehidupan”, yang dipusatkan di Pura Agung Padma Bhuana, Luwuk, Jumat (15/5/2026).

Kegiatan yang berlangsung selama dua hari, 15–16 Mei 2026 ini dihadiri unsur Forkopimda Kabupaten Banggai serta berbagai elemen umat Hindu di kabupaten bermotto “Momposangu Tanga Mombulakon Tano”.

Acara pembukaan diawali dengan Tarian Sekar Jagat sebagai simbol penyambutan tamu, dilanjutkan tarian Molabot yang bermakna penyambutan kehormatan. Setelah itu, rangkaian kegiatan diteruskan dengan parade peserta Utsawa Dharma Gita dari berbagai kecamatan di Kabupaten Banggai.

Ketua panitia, I Nyoman Nandri, dalam laporannya menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan meningkatkan pemahaman umat terhadap Kitab Suci Weda sebagai pedoman hidup.

Ia juga menjelaskan jumlah peserta yang terlibat mencapai 302 orang, yang berasal dari berbagai kecamatan, yakni Toili Barat sebanyak 73 peserta, Toili 63 peserta, Batui Selatan 45 peserta, Pagimana 8 peserta, Nuhon 25 peserta, Masama 38 peserta, dan Luwuk 50 peserta.

Ia berharap, kegiatan ini dapat melahirkan peserta terbaik yang nantinya akan mewakili Kabupaten Banggai pada ajang Utsawa Dharma Gita tingkat Provinsi Sulawesi Tengah di Kota Palu.

Ketua Lembaga Pengembangan Dharma Gita (LPDG) Kabupaten Banggai, I Putu Gumi, menyampaikan bahwa seluruh tahapan kegiatan telah dilalui secara berjenjang, mulai dari pelatihan juri, pembinaan di masing-masing wilayah dan desa, hingga seleksi di tingkat kecamatan.

Gumi yang juga Wakil Ketua II, DPRD Banggai ini menegaskan bahwa kegiatan ini diharapkan mampu menumbuhkan kecintaan terhadap Dharma Gita sebagai benteng spiritual dalam menjaga etika serta memperkuat kebersamaan umat.

Selain itu, ia juga mendorong lahirnya generasi terbaik dari ajang tersebut.
“Kami punya ambisi merebut juara umum di tingkat provinsi pada bulan Juni 2026, sehingga bisa menjadi tuan rumah Utsawa Dharma Gita di Kabupaten Banggai,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Kabupaten Banggai, I Nyoman Sumerta, memberikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut.

Ia menekankan pentingnya sportivitas peserta serta profesionalisme dewan juri dalam setiap penilaian.
Kegiatan Utsawa Dharma Gita ini diharapkan menjadi wadah penguatan nilai-nilai keagamaan, budaya, serta pembinaan generasi muda Hindu di Kabupaten Banggai.

Kegiatan tersebut dibuka Bupati Banggai yang diwakili Sekkab Banggai, Moh. Ramli Tongko. TOP

Comments
Loading...
error: Content is protected !!