JAKARTA, OKENESIA.COM- Delegasi pimpinan Gerakan Perlawanan Islam (Hamas) yang dipimpin Ketua Biro Politik Hamas, Dr. Khalil Al-Hayya, menggelar pertemuan dengan Menteri Luar Negeri Turki, Dr. Hakan Fidan, untuk membahas perkembangan terbaru isu Palestina, termasuk proses perundingan yang tengah berlangsung di Kairo.
Dalam siaran pers Hamas yang dirilis Kamis (30/7/2026), kedua pihak membahas situasi politik dan kondisi di lapangan, terutama terkait negosiasi yang sedang diupayakan guna mencapai penyelesaian konflik.
Pertemuan tersebut juga menyoroti meningkatnya eskalasi di Jalur Gaza. Hamas menuduh Israel terus melakukan pelanggaran terhadap perjanjian gencatan senjata, termasuk operasi militer, pembunuhan, dan pembunuhan terarah.
Selain situasi di Gaza, pembahasan mencakup kondisi di Tepi Barat, termasuk tindakan para pemukim Israel yang disebut melakukan berbagai provokasi serta penyerbuan ke kompleks Masjid Al-Aqsa.
Dalam agenda pertemuan, kedua pihak turut membahas upaya mewujudkan persatuan rakyat Palestina.
Pembicaraan mencakup rencana penyelenggaraan pemilihan umum yang telah diumumkan serta pentingnya membangun konsensus nasional untuk memperkuat persatuan internal
Ketua Biro Politik Hamas, Dr. Khalil Al-Hayya, menyampaikan apresiasi kepada pemerintah Turki atas berbagai upaya diplomatik yang terus dilakukan untuk mengakhiri penderitaan rakyat Palestina, memperjuangkan hak-hak mereka, serta mendorong penghentian tindakan Israel di Tepi Barat, Jalur Gaza, dan Yerusalem.
Pertemuan ini berlangsung di tengah berlanjutnya upaya mediasi internasional terkait konflik Gaza dan negosiasi yang difasilitasi di Kairo. TOP/TELEGRAM HAMAS