23 Rumah Sakit di Gaza Tak Lagi Berfungsi

0

JAKARTA, OKENESIA.COM- Agresi militer Israel selama perang genosida terhadap warga sipil Jalur Gaza, Palestina telah menghancurkan berbagai fasilitas di wilayah itu. Tercatat, 23 rumah sakit yang menjadi pusat pelayanan kesehatan yang tersebar di berbagai wilayah di Gaza, statusnya tak lagi beroperasi seperti sedia kala.

“Berkenaan dengan rumah sakit, tentara Pendudukan Israel menargetkan lebih dari 23 rumah sakit dan membuat rumah sakit tersebut tidak berfungsi,” ujar Juru Bicara Kementerian Kesehatan di Gaza, dr. Ashraf Al-Qudra seperti dirilis Kantor Media Pemerintah di Gaza, Rabu (27/12/2023).

Tak hanya rumah sakit, 53 pusat layanan kesehatan masyarakat sejenis puskesmas tidak berfungsi. Sementara tentara Pendudukan Israe menargetkan 140 institusi kesehatan yang mempengaruhi penyediaan layanan kesehatan. Sudah 102 unit mobil ambulans rusak total.

Kebiadaban militer Israel bukan hanya menghancurkan fasilitas kesehatan, tapi sejumlah petinggi institusi kesehatan ditawan.

Jubir Kemenkes di Gaza menuntut pembebasan segera semua staf medis yang dipimpin oleh Dr. Muhammad Abu Salmiya. Selain Muhammad Abu Salmiya, Direktur Jenderal Rumah Sakit As-Syifa, Direktur Rumah Sakit Kamal Adwan, Dr. Ahmed Al-Kahlot, Direktur Rumah Sakit Kamal Al Awda, Dr. Ahmed Muhanna juga ditangkap militer Israel.

“Kami menyerukan kepada semua organisasi internasional untuk mengutuk kejahatan ini dan memberikan tekanan pada Pendudukan Israel untuk menghentikan rencana mereka menghilangkan sektor kesehatan di semua wilayah di Jalur Gaza,” desak Ashraf.

Tergadap negara-negara Islam, Ashraf menyerukan agar memasukkan rumah sakit lapangan yang dilengkapi peralatan medis untuk menyelamatkan puluhan ribu orang yang terluka dan sakit.

“Kami mengimbau mereka untuk memindahkan ribuan orang yang terluka. Dari mereka yang mengalami luka serius ke rumah sakit lainnya untuk menerima perawatan. Dan kami menyerukan kepada mereka untuk bekerja keras melakukan hal tersebut,” pintanya.

Ashraf juga mendesak upaya pemulihan dan rehabilitasi puluhan rumah sakit dan pusat kesehatan dan mengembalikan fungsinya untuk memberikan pelayanan kesehatan terhadap warga Jalur Gaza yang tengah menjadi sasaran target serangan militer Israel, baik pengeboman maupun serangan darat. (top/**)

Comments
Loading...